- Reach-in Foul --> Melanggar pemain lawan degan mencoba steal atau posisi defence yg salah.
- Travelling --> Mendribble bola 3 langkah saat lari maupun berjalan saat bola dalam keaadan mati atau saat kita memegang bola dengan 2 tangan.
- Offensive Foul --> Menabrak lawan yang dalam posisi hands up / charge yg benar, saat kita melakukan ilegal pick.
- Foul out --> Keadaan dimana seorang pemain telah melakukan 5 kali foul biasa (FIBA), 6 kali foul (NBA), atau telah melakukan technical foul 2 kali dalam 1 kali pertandingan, maka pemain yang terkena foul out harus keluar dari lap pertandingan.
- Double Dribble --> Kembali mendribble saat bola dalam keadaan mati.
- Technical Foul --> Pelanggaran yang berhubungan dengan peraturan pertandingan secara teknis seperti seseorang memprotes wasit terus-menerus dengan kasar, tidak menghargai wasit, mengeluarkan kata-kata kotor, melakukan kekerasan pada lawan, bench melakukan hal-hal yang tidak seharusnya, memaki , dll
- Three Seconds Violation --> Pelanggaran yang diberikan apabila seorang pemain berada di area tembakan bebas ( key area ) selama 3 detik. Three Seconds Violation dibagi menjadi 2 yaitu Three Seconds Violation Defensive (bila kita, atau teman satu tim kita berada dalam key area saat lawan melakukan offense) dan Three Seconds Violation Offensive (bila kita, teman satu tim kita berada dalam key area saat lawan melakukan deffense).
- 24-second violation --> Pelanggaran pemain Tim A tidak melakukan shoot/lay-up/dunk ke ring lawan melewati batas waktu 24 detik. Bola berpindah ke pihak Tim B.
- 8-second violation --> Pelanggaran Tim A karena tidak mendribble bola melewati daerah Tim A (Setengah lapangan) selama 8 detik.
- Back Ball / Back Court --> Pelanggaran karena pemain yang membawa bola kembali ke daerah pertahanan setelah melewati garis tengah.
- Blocking Foul --> Pelanggaran karena melakukan pelanggaran keras ketika menghalangi pemain lawan
- Team Foul --> Pelanggaran dalam satu tim per babaknya. Apabila sudah mencapai 5 point maka akan diberikan free throw pada lawan.
- Personal Foul --> Pelanggaran perorangan max 4x foul kalau sudah 5x maka akan dikenai foul out.
- Pushing --> Pelanggaran karena mendorong lawan main.
Rabu, 23 April 2014
Pelanggaran Dalam Permainan Basket
Rabu, 16 April 2014
Kesalahan Dalam Permainan Gitar
Dalam permainan gitar akustik, para gitaris pemula dan bahkan gitaris yang sudah mahir sekalipun pasti pernah mengalami yang namanya kesalahan. Kesalahan-kesalahan yang dilakukan pasti membuat permainan gitar yang dilakukan menjadi tidak enak untuk didengar dan tidak menghasilkan permainan gitar yang maksimal sehingga gitaris akan cepat lelah dan akan mudah terasa sakit pada jari tangan kirinya. Ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh para gitaris, berikut merupakan kesalahan yang sering dialami oleh para gitaris:
- Posisi jari yang digunakan untuk membentuk chord salah dan jari kurang menekan pada senar. Hal ini dapat menyebabkan efek "buzz" atau "noise" yang mengeluarkan suara-suara yang mengganggu. Untuk mengatasi hal ini kita harus bisa mengatur posisi jari yang senyaman mungkin dan jari tidak bersentuhan dengan senar yang lain yang seharusnya tidak ditekan, menekan senarnya pun harus diberi tenaga secukupnya agar efek "buzz" atau "noise" tidak dihasilkan.
- Membunyikan chord seenaknya. Dalam permainan gitar, ada beberapa chord dimana ada senar yang tidak harus dibunyikan. Gitaris pemula biasanya membunyikan gitar seenaknya sehingga mengenjreng semua senar. Hal ini membuat suara gitar tidak enak didengar walaupun semua senar yang ditekan menghasilkan suara yang sempurna. Untuk mengatasi hal ini kita harus memperhatikan list chord yang ada dan lihat senar mana yang seharusnya tidak dibunyikan. Dengan begitu suara yang dihasilkan akan lebih enak didengar.
- Memainkan gitar secara keras. Tidak semua lagu akan enak dimainkan dengan keras-keras. Hal ini akan membuat orang lain yang mendengar bukannya menghayati tetapi malah terganggu karena permainan gitar kita. Untuk mengatasi hal ini kita harus menghayati lagu yang dimainkan dan perhatikan jenis lagu yang dimainkan, ada lagu yang "sedih" yang dimainkan dengan ritme yang tidak terlalu keras, ada lagu yang "ceria" yang dapat dimainkan dengan keras tapi dengan ritme yang enak untuk didengar.
Rabu, 09 April 2014
Anekdot
Anekdot adalah sebuah cerita singkat dan lucu atau menarik, yang mungkin menggambarkan kejadian atau orang sebenarnya. Anekdot bisa saja sesingkat pengaturan dan provokasi dari sebuah kelakar. Anekdot selalu disajikan berdasarkan pada kejadian nyata melibatkan orang-orang yang sebenarnya, apakah terkenal atau tidak, biasanya di suatu tempat yang dapat diidentifikasi. Namun, seiring waktu, modifikasi pada saat penceritaan kembali dapat mengubah sebuah anekdot tertentu menjadi sebuah fiksi. Anekdot merupakan jenis teks yang berisi peristiwa-peristiwa lucu, konyol, atau menjengkelkan sebagai akibat dari krisis yang ditanggapi dengan reaksi.
Tujuan utama anekdot tidak hanya untuk membangkitkan tawa, tetapi untuk mengungkapkan suatu kebenaran yang lebih umum daripada kisah singkat itu sendiri, atau untuk melukiskan suatu sifat karakter dengan ringan sehingga ia menghentak dalam kilasan pemahaman yang langsung pada intinya (Kritik dan saran).
Teks anekdot pada umumnya terdiri dari 5 struktur. 5 struktur itu antara lain abstraksi, orientasi, krisis, reaksi, dan koda.
- Abstraksi adalah bagian di awal paragraf yang berfungsi memberi gambaran tentang isi teks. Biasanya bagian ini menunjukkan hal unik yang akan ada di dalam teks.
- Orientasi adalah bagian yang menunjukkan awal kejadian cerita atau latar belakang bagaimana peristiwa terjadi. Biasanya penulis bercerita dengan detil di bagian ini.
- Krisis adalah bagian dimana terjadi hal atau masalah yang unik atau tidak biasa yang terjadi pada si penulis atau orang yang diceritakan.
- Reaksi adalah bagian bagaimana cara penulis atau orang yang ditulis menyelesaikan masalah yang timbul di bagian krisis tadi.
- Koda merupakan bagian akhir dari cerita unik tersebut. Bisa juga dengan memberi kesimpulan tentang kejadian yang dialami penulis atau orang yang ditulis.
Contoh Anekdot:
Suatu ketika masuklah waktu Ashar, di sebuah masjid masih lengang, masuklah seorang anak muda, ia langsung menuju dekat mimbar, dengan cekatan ia mengambil mic dan menghidupkan sound, selanjutnya ia mulai mengumandangkan adzan, suaranya terdengar di seluruh kampung. Tapi aduh, tiba-tiba ia menemui kesulitan, yaitu tatkala ia mengalami kesalahan terhadap apa yang dikumandangkannya, semestinya mengumandangkan ‘hayya ‘alashshalah….’, tapi ia mengumandangkan ‘hayya ,alalfalah….’. Saat itu ia tertegun sejenak, sebab ia segera tersadar akan kesalahannya itu, oleh sebab itu ia kebingunagan, akan diteruskan tidak mungkin, akan dihentikannyapun tidak mungkin, demikian pikirnya. Di saat kebingungan itu mic diletakkan pelan-pelan, maunya sih segera keluar aja, tapi saat itu pula ia punya ide lain, maka mic yang sudah diletakkan tadi langsung disambarnya lagi, dan dengan suara keras, sekeras ia mengumandangkan adzan tadi, ia mengumandangkan ‘saya salah…, saya salah…’. Orang-orang kampung sekitar masjid tercengang sejenak, lalu mendatangi masjid seraya memarahi sang pengumandang, ‘siapa kamu…, siapa kamu…’. Namun setelah dijelaskan duduk persoalannya, mereka jadi tertawa geli.
Sumber: wikipedia.org
Sumber contoh: fuadusfa4.blogspot.com
Sejarah Musik Indonesia
Musik Indonesia atau yang disebut musik Nusantara merupakan semua musik yang berkembang di Nusantara ini, yang mencerminkan atau menonjolkan ciri keindonesiaan, baik dalam segi bahasa maupun gaya melodinya. Musik Nusantara sendiri terdiri dari musik tradisi daerah, musik keroncong, musik dangdut, musik langgam, musik gambus, musik perjuangan, dan musik pop. Terdapat tahapan-tahapan dalam perkembangan musik Indonesia (nusantara), yaitu :
- Masa sebelum masuknya pengaruh Hindu-Buddha : Pada masa ini, musik digunakan sebagai bagian dari kegiatan ritual masyarakat. Dalam beberapa kelompok, bunyi-bunyian yang dihasilkan dari anggota badan atau alat tertentu diyakini memiliki kekuatan magis. Instrumen atau alat musik yang digunakan umumnya berasal dari alam sekitarnya.
- Masa setelah masuknya pengaruh Hindu-Buddha : Pada masa ini, berkembang musik- musik istana khususnya di daerah Jawa.Pada saat itu, musik tidak hanya digunakan sebagai bagian dari sebuah ritual saja, namun juga dalam kegiatan-kegiatan keistanaan sebagai sarana hiburan para tamu raja. Musik istana yang berkembang adalah musik gamelan. Musik gamelan terdiri dari 5 kelompok, yaitu kelompok balungan, kelompok blimbingan, kelompok pencon, kelompok kendang, dan kelompok pelengkap.
- Masa setelah masuknya pengaruh Islam : Musik pada masa ini diperkenalkan olah para pedagang Arab. Alat musik yang mereka pergunakan berupa gambus dan rebana. Dari proses itulah kemudian muncul orkes-orkes gambus di Indonesia hingga sekarang.
- Masa Kolonialisme : Masuknya bangsa Barat ke Indonesia juga membawa pengaruh besar dalam perkembangan musik Indonesia. Para pendatang ini juga memperkenalkan berbagai alat musik dari negeri mereka. Seperti biola, cello (selo), gitar, seruling (flute), dan ukulele. Mereka pun membawa sistem solmisasi dalam berbagai karya lagu.Pada masa inilah Indonesia mengalami perkembangan musik modern. Pada masa ini para musisi Indonesia menciptakan sajian music berupa perpaduan musik barat dengan musik Indonesia. Sajian musik itu kemudian dikenal sebagai musik keroncong.
- Masa Kini : Seiring dengan masuknya media elektronik ke Indonesia, masuk pula berbagai jenis musik barat, seperti pop, jazz, blues, rock, R&B dan musik-musik negeri India yang banyak diperkenalakan melalui film-filmnya. Dari perkembangan ini, terjadilah perpaduan musik asing dengan musik Indonesia. Musik India juga berpadu dengan musik melayu yang kemudian menghasilkan jenis musik dangdut. Maka, muncullah berbagai musisi Indonesia yang beraliran pop, jazz, blues, rock, dan R&B. Berkembang pula jenis musik yang memadukan unsur kedaerahan Indonesia dengan unsur musik barat, terutama alat-alat musiknya. Jenis musik ini sering disebut musik etnis.
Sumber: imkidding15.wordpress.com
Selasa, 08 April 2014
Teks Eksposisi
Teks eksposisi merupakan teks yang berisi ide, pendapat, informasi, atau pengetahuan yang ditulis dengan tujuan untuk memperluas wawasan pembaca. Isi dari teks eksposisi adalah untuk memaparkan atau menjelaskan sesuatu agar pengetahuan pembaca bertambah dan teks eksposisi tidak memaksa pembaca agar mau mempercayai atau mengikuti isi dari teks tersebut.
Ciri-ciri teks eksposisi, antara lain adalah:
- Berisi tentang gagasan dan pendapat penulis mengenai masalah tertentu namun tetap bersifat objektif.
- Bertujuan untuk menambah pengetahuan pembaca tanpa bermaksud untuk mempengaruhi.
- Mempunyai analisis dan bukti.
Struktur teks eksposisi, antara lain adalah:
- Pernyataan pendapat (tesis)
- Isi (argumentasi)
- Penegasan ulang pendapat
Karangan eksposisi dikembangkan menjadi beberapa jenis, dan berikut adalah beberapa jenis pola pengembangan paragraf eksposisi:
- Eksposisi definisi, batasan pengertian sesuatu dengan menfokuskan pada karakteristik sesuatu itu.
- Eksposisi perbandingan,dalam hal ini penulis mencoba menerangkan ide dalam kalimat utama dengan cara membandingkannya dengan hal lain.
- Eksposisi klasifikasi (pembagian), membagi sesuatu dan mengelompokkan ke dalam kategori-kategori
- Eksposisi ilustrasi (contoh), pengembangannya menggunakan gambaran sederhana atau bentuk konkret dari suatu ide. Mengilustrasikan sesuatu dengan sesuatu yang lain yang memiliki kesamaan atau kemiripan sifat
- Eksposisi proses, sering ditemukan dalam buku-buku petunjuk pembuatan, penggunaan, atau cara-cara tertentu
- Eksposisi laporan (berita), berisi pemberitaan mengenai suatu kejadian. Jenis ini banyak ditemukan pada surat kabar.
- Eksposisi pertentangan, berisi pertentangan antara sesuatu dengan sesuatu yang lain.
- Eksposisi analisis, proses memisah-misahkan suatu masalah dari suatu gagasan utama menjadi beberapa sub-bagian, kemudian masing-masing dikembangkan secara berurutan.
Minggu, 06 April 2014
Pendahuluan
Halo semuanya, perkenalkan nama saya Rico Giyar Pionar dari kelas X MIIA 1 di SMA Negeri 1 Purwakarta.
Blog yang saya buat ini ditujukan untuk menunjang pelajaran Bahasa Indonesia yang diajarkan oleh guru saya, Bapak Rusidi Rasyid. Semoga blog ini dapat membantu dan bermanfaat bagi kawan-kawan semuanya. Terima kasih.
Langganan:
Komentar (Atom)



